Kamis, 29 Januari 2009

JetEpE ....


Jatim Park adalah sebuah tempat rekreasi dan taman belajar yang terdapat di Kota Batu, Jawa Timur. Obyek wisata ini berada sekitar 20 km sebelah barat Kota Malang, dan kini menjadi salah satu icon wisata Jawa Timur. Obyek wisata ini memiliki 36 wahana, diantaranya kolam renang raksasa (dengan latar belakang patung Ken Dedes, Ken Arok, dan Mpu Gandring), spinning coaster, dan drop zone. Wahana pendidikan yang menjadi pusat perhatian diantaranya adalah Volcano dan Galeri Nusantara yang juga terdapat tanaman agro, diorama binatang langka, dan miniatur candi-candi.

Dengan suguhan "One Stop Service", Jawa Timur Park menyambut kedatangan Anda mulai 08.30 sampai deng an 16.00 WIB setiap harinya. Berbagai fasilitas yang tersaji di Jawa Timur Park antara lain :

Galeri Etnik Nusantara Adventure Zone Halilintar
Science Centre Kimia & Biologi Games Room Bumper Car
Amazing Human Body Walking Animal Spinning Coaster
Anjungan Jatim dan Irian Jaya Remote Car Drop Zone
Galeri Belajar Wall Climbing Rumah Misteri
Taman Agro Samba Balloon Jet Coaster
Mini Jets Ski Battery Car Water Boom
Remote Boat Taman Sesat Kolam Renang Anak
Taman Sejarah Arena Bermain Pasir Kolam Renang Arus
Adegan Prasejarah Gokart Taman Reptil
Diorama Binatang Bumper Boat Taman Burung
Baby Zoo Mini Jet Rumah Pipa
Mobil Mini Rumah Hantu Taman Ikan
Playground Mini Train Volcano & Amphytheater
Convoi Car Boom2 Laser Car Pasar Wisata
Marry Go Round Columbus Pasar Hewan, Buah & Sayur
Arena Bermain Anak
Selain itu, tersedia pula fasilitas pendukung berupa Outlet Makanan-Minuman, Galeri Seni, Souvenir Shop, Pa sar Buah, Pasar Sayur dan Galeri Bunga. Serta fasilitas umum yang tak kalah pentingnya, yaitu Mushola, Klinik, Wartel, Nursery Room, Toilet dan Tempat Parkir yang Representatif..Jawa Timur Park juga dilengakapi dengan Klub Bunga Butik Resort dan Pondok Penginapan Jatim Park yang akan membuat acara wisata terasa lebih nyaman, tenang, menyenangkan dan tidak terburu-buru karena lokasinya yang relatif dekat dengan Jawa Timur Park.


Read More…

Kota Batu


Kota Batu adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 15 km sebelah barat Kota Malang, berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang. Kota Batu berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara serta dengan Kabupaten Malang di sebelah timur, selatan, dan barat. Wilayah kota ini berada di ketinggian 680-1.200 meter dari permukaan laut dengan suhu udara rata-rata 15-19 derajat Celsius.


Kota Batu pernah dijuluki sebagai Swiss Kecil di Pulau Jawa serta kawasan wisata pegunungan yang sejuk. Di obyek wisata Songgoriti terdapat Candi Songgoroto dan patung Ganesha peninggalan Kerajaan Singosari serta tempat peristirahatan yang dibangun sejak zaman Belanda. Wisata gua di Cangar dan Tlekung, terdapat pula gua dengan kedalaman 15 km. Tempat wisata andalan lainnya adalah Selecta dan Kusuma Agrowisata (perkebunan apel) di lereng Gunung Panderman. Selain itu terdapat juga pemandian air panas di Cangar. Objek wisata lain di kota Batu adalah air terjun Coban Rondo, Coban Rais, dan Coban Talun. Ada pula objek wisata terbaru di Kota Batu berupa wisata udara paralayang. Bagi penggemar kemah dan mendaki gunung, ada banyak lokasi untuk dikunjungi, antara lain Gunung Arjuno, Gunung Panderman, Coban Rondo, Coban Rais, Cangar, Junggo, Gunung Banyak, dan Coban Banteng. Setiap hari Minggu, di alun-alun Batu diselenggarakan Pasar Wisata Minggu yang menjual makanan khas Batu serta berbagai macam kerajinan tangan. Jatim Park merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Jawa Timur dan kini menjadi salah satu ciri khas Kota Batu dan Malang. Di kota ini banyak terdapat villa serta sejumlah hotel berbintang lima.
Batu juga dikenal sebagai kawasan agropolitan, sehingga mendapat julukan Kota Agropolitan. Seperti halnya kawasan Malang Raya dan sekitarnya, Batu banyak menghasilkan apel, sayur mayur, dan bawang putih. Selain terkenal sebagai kota agropolitan, Batu juga dikenal sebagai kota seniman. Ada banyak sanggar lukis dan galeri seni di kota ini. Yang terbaru Batu Night Spectaculer, merupakan taman hiburan remaja dengan beberapa wahana mirip di Dunia Fantasi Ancol Jakarta.

Read More…

UnforgettabLe

U
kebersamaan yg tak kan terlupa,, memberi banyak makna, pesona dan cita
jutaan lukisan cita dan goresan duka terpaut melekat di sanubari kita

sebuah perjalanan panjang yg telah kita tempuh

mencoba bersama hadapi suka duka cita bahagia
menghempas bersama semua halang masalah
belajar dri kesalahan
mengambil hikmah dari segala rintangan,,

mengeluh,,
mungkin pernah terbukti,
amarah,
kadang terluap ,,,
namun semua itu hilang,, ketika jum'at itu datang,,,
secuil kesadaran pembangkit semangat
Meluluh lantakkan sekat sekat itu..
merubah dua menjadiSatu,,,
inilah kita,,,
merubah dunia dalam,,
KEBERSAMAAN,,




Read More…

cobalah


Cobalah hentikan langkahku
Kau coba lagi hentikan aku
Ku tak pernah tau keinginanmu
Dan tak pernah tau arah hatimu
Ku coba pahami langit
Kau cobakan lagi pijaki bumi
Diatas hatiku ku tinggikanmu
Diatas hatimu kau rendahkanku
Ku tau semua berubah
Engkaupun tau semua berubah
Kau tanyakan lagi keteguhanku
Dan dapat rasakan keraguanmu
Dan coba kau tanya seluruh alam
Apa yang kau tanya kan ku lakukan
Apa yang kau rasa kan kumimpikan
Aku menunggumu di atas hatiku
Dan coba lihat apakah jawabnya
Mungkinkah kau temu di sudut malam
Apa yang kau tanya tlah kulakukan
Aku menunggumu... masih menunggu....
Read More…

Selasa, 27 Januari 2009

SweeT and Long JournEy of SAWAH 09




perjalanan panjang yang tak kan terganti,,
perjalanan jauh yang telah tertempuh,,,
memberiku bnyak pelajaran,,,

bertahan dalam kebingungan
berkecukupan dalam kesempitan
berbahagia dalam kekurangan...

sungguh indah,,
namun hnya waktu yang mampu mengaturnya....

WAAAA,,masih banyak lagi looo,,poto2 kita dsana tpi blum sempat edit n postinginnya masih g da waktu...
tar deh klo ujian praktik dah kelar,, bakal ku maukin smua,,,,
waiting for it,,,

Read More…

akankah sampai disini????

ciaaaaa,,, g terasa,,baru jah kmarin kita narsist2 together,, eh tiba tiba dah ujian praktik,,
cpt bgd c????//

it's not d' last,,, is it????



Read More…

Let see Israel



Pada awal Desember 2007, lima wakil dari lembaga Islam Indonesia, termasuk Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama, berangkat ke Israel dan menemui presidennya, Shimon Peres. Kunjungan mereka disponsori oleh Simon Wiesenthal Center dan LibForAll Foundation.

Shimon Peres menyatakan bahwa ia sangat gembira menerima para ulama tersebut, dan ia juga berharap jika lebih banyak orang Indonesia yang mau mengunjungi Israel di bulan Mei 2008 untuk mendoakan damai sambil merayakan ulang tahun Israel yang keenam puluh.

Ketua PW Muhammadiyah Jawa Timur Syafiq Mugni berharap kalau masyarakat Muslim Indonesia dapat menjadi lebih toleran, walaupun beliau juga mengakui masih banyak yang menentang demokrasi. Abdul A’la dari NU pun mengakui adanya kelompok-kelompok Islam garis keras di Indonesia.

Din Syamsudin dan Hasyim Muzadi yang masing-masing merupakan pemimpin Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama, menyampaikan ketidaktahuan mereka akan kepergian anggotanya ke Israel.




Kolonialisme Bukan Islam

Pada bulan Desember, mantan Menteri Luar Negeri Indonesia Ali Alatas berujar kalau dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak ada hubungannya dengan agama.

Banyak kalangan yang salah paham mengaitkan dukungan Indonesia kepada Palestina dengan agama.

Ia mengatakan bahwa kedudukan Indonesia yang pro-Palestina memang masalah prinsip, sesuatu yang dinyatakan oleh konstitusi kalau kemerdekaan adalah hak setiap negara yang tidak bisa diganggu gugat, dan maka itu, semua bentuk penjajahan harus dihapuskan.

Dituntun oleh keyakinan ini, Indonesia telah giat mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa lain, seperti Afrika Selatan dan Namibia, ujarnya.

Beliau menyesali keadaan dimana banyak orang mengira dukungan Indonesia untuk Palestina didorong oleh persaudaraan Islam.

Kekhawatiran Hak Asasi Manusia

Di tanggal 24 Januari 2008, sebagai akibat dari pemblokiran daerah Palestina dan penyerangan-penyerangan oleh pasukan Israel, anggota DPR Andreas H Pareira dari PDI-P mengatakan bahwa Indonesia harus melakukan persuasi terhadap Amerika untuk:

…memaksa Israel agar tidak menggunakan kekerasan terhadap Palestina.

Pareira mengatakan Israel hanya mau mendengarkan Amerika:

Kita tidak bisa menyalahkan Amerika Serikat saja, namun Indonesia bersama dengan negara-negara Muslim lain perlu meyakinkan Amerika Serikat untuk bertindak terhadap Israel, dan bukannya hanya mengutarakan kecaman.

Hajriyanto Y Thohari dari Partai Golkar justru mengatakan Indonesia harus menekan Amerika Serikat untuk segera mengambil sikap terhadap Israel.

Ini sesungguhnya tindakan semena-mena Israel untuk kesekian kalinya. Lalu, quo vadis PBB. Kita semua harus berbuat sesuatu, jika memang kita masih memiliki rasa kemanusiaan dan menganggap dunia ini masih beradab.

Read More…